KISAH BUTIRAN WAKTU
Darah dan Airmata.. Kedua laki laki muda berbadan kurus kering nampak berjalan tertatih tatih di tengah hutan yang gelap, gerimis berjatuhan didedaunan masa lalu dan kilatan petir seperti amarah dibelakang mereka. Terlihat jelas salah seorang memapah yang lain yang nampak terluka parah. Pakaian mereka yang berkilau basah terlihat compang camping. Namun sepasang kaki kaki tanpa alas itu terus menapak ketanah berlumpur. Kisah butiran waktu "Yusuf, bertahanlah. Yusuf!!" teriak pemuda berperawakan jangkung berambut cepak yang sedang memapah temannya yang tampak terluka parah "Tentara Jepang itu tidak akan berhenti mengejar dan mencari kita" Tapi tenaga Yusuf temannya berambut hitam ikal dan gondrong itu terlihat semakin melemah. "Aku tak kuat, kaki dan pinggulku sakit" keluh pemuda usia 18 tahun dan berhidung mancung itu lirih. Isa, mencari pohon besar yang terlindung belukar dan menurunkan tubuh Yusuf. Tubuh itu disandarkan kepohon pulai besar. Diantara kilat...